Rabu, 24 Oktober 2012

Tiga Jurus Jokowi Atasi Banjir Kampung Pulo

WWW.PORTID.BLOGSPOT.COM - portal ilmu indonesia



Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo punya tiga jurus untuk menangani banjir laten di Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur. "Yaitu dibikin kampung deret, dipindah ke rumah susun, atau upgrading kampung," kata Jokowi saat mengunjungi warga Kampung Pulo, Selasa, 23 Oktober 2012.



Jokowi mengatakan pemerintah akan menyusun cetak biru dari ketiga konsep tersebut untuk ditawarkan kepada masyarakat Kampung Pulo. Kemudian, kata dia, masyarakatlah yang memutuskan mana yang terbaik. "Konsepnya campuran dari atas ke bawah dan bawah ke atas," ujar dia.

Untuk itu, dia menambahkan, dibutuhkan komunikasi yang intensif antara masyarakat dan pemerintah. Jokowi juga meminta agar warga diajarkan cara mengelola ruang terbuka hijau.

Meski begitu, kata Jokowi, untuk merealisasi program ini, dibutuhkan bantuan dana dan teknis penyusunan konsep dari Kementerian Pekerjaan Umum. Kehadiran Jokowi dielu-elukan warga. Mereka berebut menyalami mantan Wali Kota Surakarta itu. Bahkan puluhan anak-anak sengaja meminta agar kepalanya dielus oleh orang nomor satu di Tanah Betawi itu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Ery Basworo mengatakan lebar Kali Ciliwung yang mengitari Kampung Pulo hanya 20-25 meter. Padahal idealnya 30-35 meter. Akibatnya, wilayah itu sering kebanjiran saat menerima air kiriman dari Bogor. "Sehingga perlu pelebaran dari Kali Ciliwung," ujar Ery. Konsekuensinya, bakal ada beberapa rumah warga yang dibebaskan untuk pelebaran kali. Itu artinya, akan ada rumah warga yang direlokasi ke area lain.
www.portid.blogspot.com sumber: