Senin, 22 Oktober 2012

Semakin Hari Pemotor di Jakarta Semakin Menyebalkan!!!

Spoiler for pemotor:
Semakin hari pemotor di Jakarta semakin menyebalkan. Mereka semakin berani mengambil jalur orang lain dan menjajah trotoar bagi pejalan kaki. Pemotor ini pun tak bisa ditegur, mereka malah balik menghardik dengan lebih galak.

Memang tidak semua pemotor arogan seperti itu. Banyak juga diantara mereka yang disiplin, mau antri serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Tapi para pemotor baik ini kalah pamor dibanding pemotor nakal dan yang suka main seenaknya.

"Yang paling menyebalkan itu kalau mereka mengambil jalur orang lain, kemudian menyenggol spion dan kabur seenaknya," terang Widya, yang biasa membawa mobil ke kantor saat berbincang, Selasa (23/10/2012).

Yang paling parah, bila pemotor naik ke trotoar. Para pejalan kaki yang semestinya menjadi raja terpaksa harus mengalah. "Ya mau gimana lagi daripada kita diserempet," imbuh Kiki yang berkantor di kawasan Sudirman ini.

Aksi pemotor yang menyebalkan itu memang harus diperangi. Pemotor harus didisiplinkan. Berulang kali, TMC Polda Metro Jaya dalam akun tiwtternya memberikan imbauan agar pemotor tertib, tidak menyerobot, dan mematuhi rambu lalu lintas. Tetapi ya itu tadi, banyak pemotor bandel yang tak mempan diberi imbauan.

"Ini masalah budaya, perilaku masyarakat," tutur pengamat perkotaan, Yayat Supriyatna saat berbincang.

Yayat menilai, pihak kepolisian menjadi garda terdepan dalam penertiban disiplin pemotor ini. Selain itu, dia juga menyarankan agar pendidikan di sekolah-sekolah memberikan pelajaran mengenai disiplin di jalan.

"Perilaku tidak bisa diubah dalam sesaat, tetapi harus melalui pendidikan disiplin," tegasnya.

(ndr/rmd)
sumber : detik..com