Minggu, 07 Oktober 2012

Polisi Tewas Tertembak Senjata Polisi

[imagetag]


MEDAN (Pos Kota) – Akibat kelalaian temannya, mengakibatkan Briptu LeonardoSitanggang,26, anggota Direktorat Shabara Polda Sumut tewas tertembak. Peluru yang berada di senjata api laras panjang jenis SS1 V2 milik Briptu Ikhsan Fuadi, langsung tembus ke bagian mata sebelah kanan hingga menembus ke belakang dan korban meninggal di tempat tepatnya di Asrama Direktorat Shabara Polda Sumut, Jalan Jamin Ginting, Medan

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Raden Heru Prakoso kepada Pos Kota, Selasa (14/2), mengatakan kejadian sekitar pukul 10.40 Wib. Kronologis kejadian kata Heru, pada saat Briptu Ikhsan Fuadi sedang membersihkan senjata api sepulang dari pengawalan logistik ke Polda Aceh. "Saat itu Briptu Ikhsan sedang membersihkan senjata apinya,"ujarnya.

Tanpa disadarinya, masih kata Heru, ternyata masih ada satu peluru tertinggal di dalam senjata tersebut. "Sepulang dari bertugas, Briptu Ikhsan masuk ke dalam kamar barak untuk istirahat dan tak lama kemudian Briptu Leo juga masuk ke kamar dan disinilah kejadian bermula,"ungkapnya.

Tanpa sengaja tertarik pemicunya hingga senjata tersebut meledak. Peluru langsung mengenai Briptu Leonardo Sitanggang tepat dibagian mata sebelah kanan hingga menembus kebelakang. Briptu Leonardo Sitanggang akhirnya tewas ditempat kejadian dan mayatnya langsung dibawa ke Rumah Sakit Brimob di Jalan K H Wahid Hasyim Medan.

Saat ditanya apakah penembakan tersebut disengaja Heru, menampiknya. "Sejauh ini dari informasi yang kita dapatkan, penembakan itu tidak disengaja,"ungkapnya. "Biarkan dulu tim bekerja, nanti kita beritahu apa yang sebenarnya terjadi. Sejauh ini, kasus penembakan tersebut sudah ditangani Propam Polda Sumatera Utara.

Informasi lain menyebutkan senjata yang menewaskan rencananya akan dikembalikan pagi tadi. Tapi karena gudang tutup sementara, senjata itu kemudian dibersihkan dan ternyata meletus secara tak sengaja.


SUMBER


LIhat bawah < khusus 17+