Minggu, 14 Oktober 2012

Pemecahan Masalah / Solving Problems

Pemecahan masalah merupakan sesuatu yang kita anggap sebagai hal yang semestinya memang demikian. Akan tetapi, kebanyak dari kita belum berlatih menjadi orang yang memecahkan masalah atau menjadi orang yang benar-benar sudah memikirkan proses memecahkan masalah secara intensif. namun demikian, proses pengembangan solusi yang baik bagi masalah-masalah itu dapat dipelajari seperi keahlian lainnya.

Apakah kita memecahkan masalah kita sendiri atau membantu memecahkan masalah orang lain, maka tempat terbaik untuk memulainya adalah dengan pemahaman praktik yang baik mengenai proses pemecahan masalah.

Proses pemecahan masalah mempunyai banyak model yang berbeda. masalah yang paling penting bukanlah memiliki model terbaik. tidak ada model terbaik karena masing-masing model hampir sama baiknya. masalah yang paling pokok adalah bahwa anda memiliki model sederhana dalam pikiran anda sehingga menjadi terbiasa dan anda menggunakannya secara naluriah.

Ada 6 langkah model sederhana dalam pemecahan masalah, diantaranya :

1. Memahami masalah,

Pemecahan masalah tidak berhubungan dengan kecerdasan. Pemecahan masalah berhubungan dengan berfikir langsung. Berhubungan dengan penggunaan proses secara benar.

Menentukan apa yang dapat anda lakukan :

Menilai permasalahan. apakah permasalahan itu permasalahan yang dapat diperbaiki atau yang harus dilakukan/dikerjakan
Berpikir secara logis dan konstruktif dan membuat segalanya sederhana. jangan terlalu terburu-buru, dan luangkan waktu untuk merenung
Biasakan lah diri anda dengan model pemecahan masalah anda, dan gunakanlah selalu secara otomatis
Jangan biarkan keputusan anda menciptakan masalah lain
Pelajarilah cara memecahkan masalah, seperti halnya keahlian-keahlian lain.

2. Mengumpulkan informasi yang baik

Untuk memahami permasalahan, kita perlu, paling tisak, mengumpulkan dan menganalisis fakta-fakta penting yang relevan dengan situasi.

Menentukan apa yang dapat anda lakukan :

Bersikap selektif dalam mengumpulkan informasi. terlalu banyak informasi sering mengakibatkan kurangnya fakta-fakta
Anda harus memberikan pertanyaan yang tepat pada orang yang tepat untuk mengumpulakan informasi yang relevan. Gunakan apa, siapa, di mana, mengapa, kapan, dan bagaimana sebagai kata-kata untuk bertanya
Tentukan terlebih dahulu siapa yang ingin anda ajak bicara dan masalah apa yang ingin anda bicarakan dengan orang tersebut
Gunakan informasi yang tersedia melalui teman, rekan kerja, perpustakaan, instansi pemerintahan dan internet
Gunakan analisis kekuatan bidang atau model SWOT untuk membantu memecahkan masalah anda dan dalam usaha mencari fakta
3. Mencari akar permasalahan
Mendefiniskan permasalahan sama artinya dengan memahaminya--- mengapa permasalahan itu ada, apa yang sedang terpengaruh dan apa yanga akan terpengaruh

Menentukan apa yang dapat anda lakukan :

Anda harus mengetahui mengapa ada masalah dan memastikan bahwa anda mendefinisikannya dengan tepat. pada tahap ini tugas anda adalah mengidentifikasikan dan menggambarkan dua sisi kesenjangan--- bagaimana segala sesuatunya sekarang (gejala dan penyebab) dan bagaimana segala sesuatu itu seperti yang anda inginkan (hasil dan penyebab)
Gunakan pertanyaan: apa, siapa, mengapa, di mana, kapan, dan bagaimana untuk mengumpulkan informasi yang akurat mengenai gejala-gejala dan penyebab masalah.
Ketika anda mencoba mengidentifikasikan akar permasalahan suatu masalah, anda harus selalu bertanya Mengapa? dan jangan menyerah sampai anda kehabisan jawaban. anda dapat juga membandingkan mengapa suatu masalah terjadi dalam satu tempat dan mengapa tidak di tempat lain. bersiaplah jika akar penyebab itu berubah menjadi sesuatu yang tidak pernah anda kira
Anggaplah gagasan anda merupakan suatu hipotesis yang dapat di uji. jika X merupakan penyebab maka Y harus benar. anda dapt juga melakukan argumentasi proposisi dengan diri anda sendiri, yaitu dengan melakukan pemecahan masalah di dalam pikiran anda untuk mengidentifikasikan mata rantai penyebab dan mengungkit perubahan yang mungkin
Mendefinisikan hasil yang ingin anda capai. identifikasikan hambatan-hambatan--- biasanya mengenai waktu, ruangan, uang, bahan-bahan, dan orang, tetapi dapat juga memasukkan perubahan-perubahan dalam kebijaksanaan perusahaan
4. Membuat pilihan-pilihan
Anda sudah mengumpulkan fakta-fakta dan memahami masalah. namun, kualitas solusi terakhir anda hanya akan sebaik kualitas pilihan-pilihan solusi yang anda buat

Menentukan apa yang dapat anda lakukan :

Teliti semua solusi yang ada. pastikan bahwa solusi-solusi itu layak pakai dan dapat di perkecil jumlahnya sampai pada jumlah yang dapat ditangani. jika perlu, jangan takut terhadap pilihan 'tidak melakukan apa pun'. berpikirlah secara kreatif, tetapi selain itu, cari juga logika dalam situasi itu sebelum melakukan apa pun
Tanyakan diri anda apakah apa yang anda lakukan terakhir kali akan dapat diterapkan lagi atau apakah situasinya sekarang sudah berbeda? jangan buang-buang waktu dengan mengatasi masalah itu sendiri jika orang lain sudah melakukannya. mintalah beberapa pegawai untuk mengecek para pesaing jika anda pikir para pesaing itu sudah memecahkannya
Sisihkan waktu untuk mempertimbangkan semua pilihan, tetapi jangan terlalu lama menghabiskan waktu untuk mencari solusi yang 'tepat'. satu jebakan yang umum terjadi adalah terpaku pada usaha mencoba, dan ternyata benar. carilah lebih banyak inspirasi dalam pendekatan anda, tetapi ingatlah bahwa solusi itu harus berfungsi dengan baik
Berpikirlah ke belakang dari hasil akhir yang anda visualisasikan untuk memberi anda fokus yang cepat mengenal apa yang harus dilakukan berikutnya
Anda tidak harus selalu memeriksa pilihan-pilihan yang ada. jika perlu, kembangkanlah hanya satu pilihan dengan mengerjakan kembali, menguji, dan menyempurnakannya sampai pilihan itu berubah menjadi solusi yang memuaskan
5. Memilih solusi terbaik
Anda sudah memaparkan serangkaian solusi, semua di desain untuk memecahkan masalah, dan tugas anda sekarang adalah memilih solusi terbaik.

Menentukan apa yang dapat anda lakukan :

Untuk membuat keputusan yang efektif anda harus mendapatkan waktu yang tepat, proses yang benar, dan orang yang tepat dari permulaan. ujilah keputusan anda secara mental dan kemudian praktikkan dalam situasi yang kecil dan terkontrol sehingga anda dapat mengakses dan menangani risiko yang ada. hindari membuat keputusan yang sudah di ambil sebagai peraturan tanpa menguji efektivitasnya dalam situasi-situasi baru
Bicarakan strategi umum yang akan anda gunakan dalam membuat keputusan. jadikan strategi itu sebagai bagian dari proses yang dilakukan secara sadar
Gunakan tabel yang menyertakan kriteria dan nilai-nilai terukur pada keputusan yang harus anda buat
Jangan takut menggunakan naluri anda sebagai bagian dari proses pembuatan keputusan, tetapi ingatlah pentingnya mengombinasikan naluri dengan pengalaman
Hindari jabakan-jabakan yang selalu ada ketika memilih satu solusi. waspadalah terhadap akibat-akibat yang timbul jika anda tidak mengambil keputusan dan bersiaplah untuk mengubah keputusan anda. jangan bergantung sepenuhnya pada keberanian anda dan pastikan anda melihat gambaran besar permasalahan anda
6. Membuat masalah terpecahkan
Masalah anda terpecahkan jika keputusan anda diwujudkan ke dalam tindakan yang efektif dengan hasil-hasil yang dimonitor dan situasi permasalahan yang di tinjau kembali.

Menentukan apa yang dapat anda lakukan :

Membangun rencana tindakan yang sederhana yang mendefinisikan tujuan anda dan memberikan tujutan-tujuan yang jelas bagit tiap bagian rencana anda
Untuk mendelagisikan tugas dengan baik, anda harus menerapkan prinsip pengungkitan untuk memaksimalkan nilai anda dan menerapkannya pada orang-orang terdekat untuk melakukannya. anda harus memperhatikan tiga aturan, yaitu mendelegasikan berdasarkan hasil-hasil, membangun pengawasan, dan menindaklanjuti apa yang terjadi
Anda harus memaksimalkan peluang anda untuk berhasil dengan memfokuskan pada prioritas hari ini, mndapatkan orang-orang kunci yang terlibat. dan mengembangkan keahlian presentasi anda
Ini adalah masalah anda dan solusinya adalah memenangkan dan menyebarkan tantangan itu
Periksa apakah solusi anda sudah benar-benar memecahkan masalah dengan kembali ke langkah satu dari model pemecahan masalah.untuk menjadi pelaksana yang baik, anda harus mempertanyakan keputusan anda, memeriksa dengan cermat tindakan-tindakan anda, dan selalu mencari umpan balik.


Sumber : sinaga17.wordpress.com