Senin, 22 Oktober 2012

Gejala Penyakit Gondok

Keluhan gangguan tiroid atau penyakit gondok dapat berbeda-beda pada setiap orang. Seperti berkeringat, jantung berdebar, gerakan melambat, cepat lelah, mata menonjol, dan lainnya.

Untuk itu, penting mengenali gejala awal dari hipertiroid dan hipotiroid, dua gangguan tiroid berdasarkan fungsinya. Hipertiroid merupakan penyakit akibat dari proses inflamasi yang menyerang kelenjar tiroid, sehingga menyebabkan aktivitas tiroid meningkat.


"Penyakit tiroid harus segera ditangani dan diterapi, karena kalau terlambat ditangani bisa menurunkan kualitas hidup pasien, bisa juga menderita penyakit kardiovaskular," ujar dr. Pradana Soewondo, Sp.PD-KEMD, Selasa (10/10/2012), di Jakarta.


Menurut Pradana, hipertiroid seringkali menunjukkan gejala tubuh bergemetar, sering berkeringat, jantung berdebar-debar, mata membesar atau menonjol, penurunan berat badan karena metabolisme yang meningkat, dan yang paling mudah dikenali adalah terdapat benjolan di sekitar leher.


Untuk mendeteksi adanya benjolan, kita dapat melakukan dengan minum air, lalu perhatikan leher, apakah ada benjolan atau tidak yang bergerak naik turun, selain jakun. Jika ada, kita harus waspada, dan segera memeriksakan ke dokter.


"Akibat debar jantung kencang, biasanya pasien mengalami kesulitan tidur, dan tidak tahan udara panas," lanjut Pradana.


Sedangkan hipotiroid, kebalikan dari hipertiroid. Kelenjar tiroid tidak cukup banyak menghasilkan hormon tiroid, sehingga metabolisme tubuh menjadi lambat. Hipotiroid memiliki gejala gerakan lambat, telat berpikir, cepat lelah, sampai cepat tidur dimana pun lokasinya.


Kurangnya kandungan tiroid akan mengganggu pertumbuhan dan kehidupan kita, karena tiroid membantu kinerja otak dan syaraf.



sumber