Rabu, 24 Oktober 2012

Borussia Dortmund vs Real Madrid 2-1: Kutukan di Tanah Jerman, Malaga vs AC Milan 1-0

Quote:[imagetag]
Sebuah gol dari Cristiano Ronaldo tak cukup membantu timnya meraih kemenangan. Bertandang ke Signal Iduna Park dalam lanjutan Liga Champion pada Kamis, 25 Oktober 2012, Los Blancos harus menerima pil pahit lewat hasil pertandingan Borussia Dortmund vs Real Madrid 2-1. Robert Lewandowski dan Marcel Schmelzer menjadi pencetak skor Real Madrid vs Borussia Dortmund. Hasil Liga Champions ini adalah yang terburuk bagi Real Madrid dalam tiga pertandingan mereka yang dilalui di Grup D, Grup Neraka.

Dalam pertandingan Real Madrid vs Borussia Dortmund, Jose Mourinho kembali memainkan kuartet pertahanan alternatifnya, dengan mengandalkan Sergio Ramos dan Michael Essien sebagai bek sayap. Cristiano Ronaldo ditriokan dengan Mesut Ozil dan Angel Di Maria untuk membantu Karim Benzema. Tuan rumah sendiri, yang memperagakan formasi serupa dengan tim tamu, berharap pada trio Jerman: Mario Gotze-Kevin Grosskreutz-Marco Reus.

Dua tim yang sama-sama mengandalkan kecepatan dan kekuatan fisik, beradu. Dortmund dan Real Madrid berbagi ball possessions. Berbagi pula urusan ancaman ke gawang.Krisis cedera di kubu Madrid tampak bertambah ketika pada menit 19, Sami Khedira yang kehadirannya â??agak dipaksakanâ?? tak kuasa lagi menahan cedera. Luka Modric pun dimasukkan Jose Mourinho. Membuat secara teknis Madrid bermain dengan 2 playmaker.

Tuan rumah memecah kebuntuan di menit 36. Pepe melakukan kecerobohan fatal dengan menyodorkan umpan tanggung. Sebastian Kehl memotong bola dan menyodorkan umpan pada Robert Lewandowski. Penyerang Polandia berlari dan berlari, meninggalkan para bek Madrid, lalu melepaskan tembakan yang tak terbendung Iker Casillas.

Borussia-Dortmund-vs-Real-Madrid-1

Ketika Borussia Dortmund mengira peruntungan mereka melawan Madrid berubah, ketika itu pula mereka tercekat. Selang dua menit, Mesut Ozil mengirimkan umpan terobosan lambung yang demikian cantik. Cristiano Ronaldo tidak butuh mengontrol bola. Satu sentuhannya cukup untuk membuat aksi Roman Weidenfeller maju menutup ruang tembak, sia-sia. Ini adalah gol kelima CR7 hanya dalam tiga pertandingan Liga Champions.

Borussia-Dortmund-vs-Real-Madrid-2.

Sentilan media atas penampilan Iker Casillas, tampaknya direspons dengan baik oleh kapten Real Madrid. Setelah clean sheet saat menjamu Celta Vigo (2-0), di Signal Iduna Park, Casillas membuat Madridistas tenang memiliki seorang â??santoâ?? seperti dirinya. Beberapa penyelamatan penting dilakukan Iker untuk meminimalisasi skor.

Itu terjadi hingga menit 64. Umpan silang Mario Gotze terlalu berbahaya bagi Iker Casillas hingga ia memblok bola. Ketika Sergio Ramos berusaha mengejarnya, di sana sudah ada Marcel Schmelzer. Tendangan kaki kirinya melesak ke sudut kiri gawang Madrid untuk kembali membawa Dortmud unggul.

Borussia-Dortmund-vs-Real-Madrid-3

Tertinggal dan kalah jumlah tembakan, Jose Mourinho melepas Gonzalo Higuain untuk mengganti Karim Benzema di menit 74. Namun segala macam upaya Real Madrid kandas di tanah Jerman. Tanah inilah yang membawa kutukan bagi Los Blancos. Kini, total 24 laga berlalu, cuma sebiji kemenangan yang didapatkan atas tim Bundes Liga Jerman kala bermain di kandang lawan. Bulan madu Jose Mourinho di Liga Champions berakhir, dan inilah alasan utama mengapa Grup D disebut Grup Neraka.

Borussia Dortmund (4-2-3-1): 1-R. Weidenfeller; 26-L. Piszczek, 15-M. Hummels, 4-N. Subotic, 29-M. Schmelzer; 5-S. Kehl, 6-S. Bender (8-Gundogan â??67); 19-K. GroÃ?kreutz, 10-M. Götze (23-Schieber â??86), 11-M. Reus (44-Perisic â??90); 9-R. Lewandowski

Pelatih: Juergen Klopp

Real Madrid (4-2-3-1): 1-Casillas; 4-Sergio Ramos, 2-R. Varane, 15-M. Essien; 14-Xabi Alonso, 6-S. Khedira (19-Modric â??20); 22-A. di María, 10-M. Ã?zil, 7-Cristiano Ronaldo; 9-K. Benzema (20-Higuain â??73)

Pelatih: Jose Mourinho

SUMBER


--

Quote:[imagetag]
Malaga terus memberikan kejutan dengan hasil Liga Champion yang mereka ciptakan. Menjamu AC Milan, juara Liga Champions lima kali, pasukan Manuel Pellegrini mengamankan hasil pertandingan Malaga vs AC Milan skor 1-0 pada Kamis, 25 Oktober 2012. Joaquin Sanchez menjadi satu-satunya pencetak skor AC Milan vs Malaga.

Bermain di kandang sendiri, Kebun Mawar La Rosaleda, pelatih Manuel Pellegrini tak mau main-main dalam pertandingan AC Milan vs Malaga. Ia memasang skuad terbaiknya dengan menumpukan serangan pada duet gelandang tua-muda: Joaquin Sanchez dan Isco. Sementara itu, AC Milan yang terkena krisis karena kalah dalam dua laga terakhir, bergantung pada Giampaolo Pazzini.

Malaga, seperti kebanyakan tim Spanyol lain, ditakdirkan untuk memainkan penguasaan bola. Namun, mereka demikian miskin untuk menghasilkan peluang yang benar-benar tepat sasaran. Sementara, AC Milan secara teknis memang lebih banyak melepaskan tembakan mengarah target. Tapi, krisis yang melanda mereka dalam dua laga terakhir, berlanjut pada pertandingan ini.

Setelah pusing membobol pertahanan Rossoneri sepanjang babak pertama, di ujung menjelang turun minum, berkah seakan hinggap pada Malaga. Gelandang AC Milan, Kevin Konstant, melakukan pelanggaran terhadap Jesus Gamez di kotak terlarang. Wasit Pedro Proença menunjuk titik putih.
Joaquin Sanchez gagal menjadi eksekutor dalam pertandingan terakhir Malaga di kompetisi domestik. Kal ini, ia pun melakukan hal serupa. Gelandang asal Spanyol tak bisa menghindarkan tembakannya dari tiang gawang untuk memperpanjang nafas Milan hingga babak kedua.

Malaga-vs-AC-Milan.

Dan pada menit 64, keajaiban itu benar-benar terjadi. Mnauel Iturra menghentikan bola sesaat dengan dua sentuhannya, sebelum melepaskan umpan terobosan lambung yang demikian cantik pada Joaquin Sanchez. Gelandang sarat pengalaman ini lepas dari kawalan bek-bek Rossoneri, lantas menyarangkan bola ke gawang Marco Amelia. Tuntas sudah dendam Joaquin.

post.php.htm

Max Allegri yang menyadari posisinya akan semakin terancam jika kalah dari klub yang baru pertama kali masuk di Liga Champions, berusaha bereaksi. Dua penyerang baru ditambahkan. Alexandre pato dan Bojan Krkic hadir untuk menghidupan lini depan Rossoneri.

Takdir tak bisa diubah.Skor 1-0 sukses dipertahankan Malaga. Sekaligus membawa mereka menyabet tiga kemenangan dari tiga matchday yang digelar. Sementara, AC Milan harus terus berkubang dalam krisis kekalahan. Lonceng kematian, meski masih lemah, terdengar di Serie A dan Liga Champions sekaligus.

Malaga-vs-AC-MIlan-4.

Malaga (4-2-3-1): 13-W. Caballero; 2-Jesús Gámez, 5-M. Demichelis, 3-Weligton, 18-Eliseu; 16-M. Iturra, 6-Ignacio Camacho, 7-Joaquín (7-Duda 85�[imagetag], 22-Isco, 27-Portillo (23-O. Onyewu 90+3�[imagetag]; 9-J. Saviola (24-R. Santa Cruz 70�

Pelatih: Manuel Pellegrini

AC Milan (4-2-3-1): 1-M. Amelia, 25-D. Bonera, 5-P. Mexès, 13-F. Acerbi (22-Bojan 79�[imagetag], 2-M. De Sciglio; 23-M. Ambrosini, 18-R. Montolivo; 21-K. Constant (9-Alexandre Pato 69�[imagetag], 8 -U. Emanuelson, 92-S. El Shaarawy, 11-G. Pazzini

Pelatih: Massimilanio Allegri

SUMBER