Minggu, 12 Agustus 2012

Tanaman Pencegah Polusi Dalam Rumah

Quote:

Tanaman Pencegah Polusi Dalam Rumah

Quote:

[imagetag]
Bagi kita semua mungkin tanaman hias hanya berguna untuk mempercantik interior maupun eksterior rumah.Akan tetapi jenis tanaman tertentu, bisa melindungi agan dan keluarga dari bahaya polutan rumah bagi kesehatan. Pencemaran udara tidak hanya mengancam kesehatan saat kita di luar, tapi juga di dalam rumah. Ada beberapa jenis gas udara yang berbahaya (polutan) yang betah bersarang di dalam ruangan dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Formaldehyde, volatile organis compunds, karbon monoksida, nitrogen oksida, pestisida dan disinfektan adalah polutan yang banyak terdapat di dalam rumah.
Bahaya polutan formaldehyde adalah resin formaldehida dipakai dalam bahan konstruksi seperti kayu lapis/tripleks, karpet, dan busa semprot dan isolasi, serta karena resin ini melepaskan formaldehida pelan-pelan, formaldehida merupakan salah satu polutan dalam ruangan yang sering ditemukan. Apabila kadar di udara lebih dari 0,1 mg/kg, formaldehida yang terhisap bisa menyebabkan iritasi kepala dan membran mukosa, yang menyebabkan keluarnya air mata, pusing, teggorokan serasa terbakar, serta kegerahan. Dalam tubuh manusia, formaldehida dikonversi menjadi asam format yang meningkatkan keasaman darah, tarikan napas menjadi pendek dan sering, hipotermia, juga koma, atau sampai kepada kematiannya. Di dalam tubuh, formaldehida bisa menimbulkan terikatnya DNA oleh protein, sehingga mengganggu ekspresi genetik yang normal. Bahaya polutan karbon monooksida adalaha sangatlah beracun dan tidak berbau maupun berwarna. Ia merupakan sebab utama keracunan yang paling umum terjadi di beberapa negara. Karbon monoksida juga memiliki efek-efek buruk bagi bayi dari wanita hamil. Gejala dari keracunan ringan meliputi sakit kepala dan mual-mual pada konsentrasi kurang dari 100 ppm. Sedangkan pencemaran udara oleh gas nitro oksida dapat menyebabkan timbulnya Peroxy Acetil Nitrates yang disingkat dengan PAN. Peroxi Acetil Nitrates ini menyebabkan iritasi pada mata yang menyebabkan mata terasa pedih dan berair.
Polutan ini bisa menimbulkan 'sindrom bangunan sakit', yang menyebabkan berbagai penyakit seperti alergi, sakit kepala, mudah lelah bahkan kanker dan kematian.Akibatnya bertambah runyam, ruangan sempit kita makin banyak menjebak gas CO2 (karbondioksida) hasil pernapasan kita yang terkurung seharian dan semalaman. Juga gas CO (karbon monoksida) dan NO (nitrogen monoksida) hasil gas buangan kendaraan bermotor di jalan dekat jendela.Menghalau gas pencemar udara dari ruangan tidak mungkin dengan membuka jendela yang sempit itu lebar-lebar kalau rumah kita berada di tepi jalan besar yang penuh dengan asap kendaraan maupun rumah kita berada ditengah tengah perkotaan dan daerah industri, akan tetapi bisa bertanam tanaman hijau dalam pot yang ditaruh dalam ruangan. Sudah terbukti sejak lama, bahwa tanaman hijau yang menerima cahaya matahari berfotosintesis menyerap CO2 dari udara tercemar, dan memberikan oksigen murni sebagai hasil sampingan fotosintesis kepada udara disekitarnya. Kalau proses ini kita ciptakan dalam ruangan sempit rumah kita, maka ruangan ini terasa segar karena sudah dibersihkan diam-diam tanpa banyak bicara. Jadi secara tidak langsung dengan mempunyai tanaman didalam rumah kita mendapatkaan manfaat yang sangat besar, mempercantik desain ruangan dan juga menyehatkan udara di dalamnya secara lebih murah
Quote:

Berikut ini beberapa tanaman hias yang mampu mencegah polusi dalam rumah :

Spoiler for Palem Kuning:
[imagetag]
Pohon ini harus ditaruh di tempat yang lembab agar tidak rusak.
Tapi pada dasarnya palem kuning bisa disimpan di mana saja, terutama di sebelah furnitur yang baru dipernis.
Jenis palem ini mampu menyedot polutan yang berasal dari senyawa formaldehyde.


Spoiler for Palem Bambu:
[imagetag]
Tanaman ini memerlukan cahaya terang untuk tumbuh subur.
Pohon ini tumbuh subur di area lembab, tapi jaga agar tidak terlalu banyak disirami air.
Meskipun berfungsi menyedot polutan, palem bambu mungkin mengundang laba-laba atau serangga.
Untuk mengantisipasinya, semprotkan cairan pestisida.


Spoiler for Karet hias (ficus robusta):
[imagetag]
Tanaman ini menyerap sangat bagus formaldehid dan sebagai outputnya menghasilkan oksigen.
Daun perwarna hijau muda dan teksturenya agak tebal dan kenyal yang terkenal dengan nama Rubber Plant.
Penempatannya ditempat yang sedikit cahaya matahari.


Spoiler for Dracaena Deremensis:
[imagetag]
Tanaman ini mudah dirawat dan memerlukan cahaya terang untuk tumbuh subur.
Dracaena bisa beradaptasi hidup di area dengan cahaya rendah jika penyiraman airnya dikurangi.
Jaga tanah dalam pot agar tetap lembab dan sering-sering menyemprotnya dengan air hangat.
Potong bila ada daun-daun yang mati untuk memberi ruang tumbuhnya daun baru.


Spoiler for Rhapis Excelsa:
[imagetag]
Jenis palem yang satu ini mudah beradaptasi dengan berbagai suhu dan cahaya.
Mudah perawatannya dan yang menguntungkan lambat pertumbuhannya .


Spoiler for Pakis Boston:
[imagetag]
Satu keluarga dengan suplir yang dapat menyerap formaldehid dan xylene mengeluarkan out put menjadi zat bermanfaat


Spoiler for Peace Lily:
[imagetag]
Tanaman ini dapat menghilangkan racun benzena dan formaldehid.
Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik dengan intensitas cahaya baik, dan kelembaban tinggi.
Sesekali semprotkan air hangat

Quote:

Spoiler for Sumber:
--sumber--
---sumber---

Quote:

Spoiler for No Repost:
[imagetag]

Kaskuser yang baik selalu meninggalkan komen yang bermutu
Bantu di :rate5 ya agan agan semua atau TS juga menerima :cendolbig:cendolbig:cendolbig
Spoiler for Menolak:
Kalau tidak berkenan tolong jangan di :batabig ya gan

Quote:

Marilah peduli dengan lingkungan kita dengan setidaknya mulai memiliki satu pohon di rumah kita
:iloveindonesia SEMOGA BERMANFAAT :iloveindonesia