Selasa, 22 Mei 2012

~Taman Badaan, Liburan Murah Meriah di Magelang~

Quote:

Quote:

~ :cendols ~Taman Badaan, Liburan Murah Meriah di Magelang~:cendols ~

Quote:

[imagetag]
[imagetag]

Quote:



[imagetag]

MAGELANG, KOMPAS.com - Untuk mengisi hari libur tidak selalu harus mengeluarkan biaya mahal. Di Magelang, Jawa Tengah, ada Taman Badaan, sebuah ruang terbuka hijau (RTH) yang sekaligus difungsikan sebagai arena bermain anak-anak. Tanpa membayar tiket masuk, siapa pun bebas bermain atau sekadar beristirahat.

Letaknya yang strategis, hanya sekitar lima menit perjalanan dari alun-alun Kota Magelang, membuat taman ini tak pernah sepi pengunjung. Apalagi jika menjelang sore, akhir pekan atau musim libur tiba. Luas taman ini hanya sekitar 1.000 meter persegi, namun fasilitas permainannya tak kalah beragam dan disukai anak-anak. "Aku mau naik becak mini!" teriak Mikaila (5) kepada orangtuanya, Wibowo, saat mengunjungi Taman Badaan, Minggu (20/5/2012).

Bagi Wibowo yang asli warga Kota Magelang, keberadaan taman ini sangat bermanfaat untuk mengisi liburan atau menghabiskan waktu sore anak-anaknya. Karena, selain murah meriah di taman ini banyak dijajakan aneka kuliner khas seperti Bakso Kerikil, Wedang Ronde, Kacang Godhog, sampai Gulali. "Jadi sambil makan sambil nunggu anak-anak bermain," katanya.

Tidak hanya warga Magelang saja, taman ini juga sering menjadi tempat istirahat warga kota lain yang kebetulan lewat Kota Gethuk ini. Sudiro misalnya, ia dan keluarganya yang tinggal di Yogyakarta hendak ke Temanggung sengaja menyempatkan istirahat di taman ini. "Hampir tiap bulan kami pulang ke Temanggung dan pasti mampir ke sini, anak-anak suka karena banyak mainan, tempatnya juga sejuk," tutur Sudiro.

Dahulu taman ini hanya taman biasa, sebidang tanah dengan hamparan rumput jepang, beberapa tanaman hias, tempat duduk kayu, beberapa ayunan dan prosotan. Lalu di sejumlah sudut taman berdiri patung-patung binatang, ada patung badak, gajah, jerapah, kuda nil, macan hingga onta. Pengunjungnya pun tak terlalu banyak.

Tak lama kemudian, dengan semakin membludaknya pengunjung, ditambahkan sarana permainan yang lebih modern, seperti becak mini, kereta mini, komidi putar mini, dan odong-odong. Penataan taman pun lebih apik dan berkonsep. Tanaman hias lebih beragam, ditambah ada kolam ikan mini yang juga menjadi favorit anak-anak untuk mancing. Bahkan terkadang ada juga atraksi sulapan dan badut.

Pedagang kaki lima (PKL) di sekitar taman pun tak luput dari penataan Pemerintah Kota setempat. Pertambahan penduduk yang semakin pesat mengakibatkan tergusurnya sejumlah ruang terbuka hijau dan sarana ruang publik terbuka. Jadilah, Taman Badaan menjadi salah satu ruang publik yang masih tersisa. Slogan baru Kota Magelang, Kota Sejuta Bunga, yang digadang-gadang pemerintah kota setempat diharapkan bisa menyediakan "Taman Badaan-Taman Badaan" lain.

Quote:

Source : Sumber